Dance Company › Struktur Dance Company

Struktur Kreativität Dance Indonesia

 

Direktur Artistik

Farida Oetoyo

 

Koreografer

  • Arya Yudistira Sjuman 

Arya Yudistira Sjuman mulai belajar menari di usia 17 tahun di Ballet Sumber Cipta. Pada tahun 1987, Yudistira pindah ke Essen, Jerman untuk melanjutkan studinya di Folkwang Hochschule. Guru-gurunya antara lain adalah Jean Cebron, Malou Airoudou, dan Dominic Mercy untuk Modern Dance Technique, Bojan Jotov untuk Classical Ballet, dan Juan Alarcon untuk Folk Dance dan Flamenco.

Setelah lulus dari Folkwang pada tahun 1994, Yudistira diundang untuk bergabung dengan Folkwang Tanz Studio Company. Selama 2 tahun dia menarikan karya-karya Urs Dietriech, Susanne Linke, Olimpia Scardi, Rainer Behr, Marc Sieczkarek dan Rafaella Giordano. Selain tampil di Jerman, grup tari tersebut juga tampil di negara-negara lain seperti Swiss, Perancis, Italia dan Russia.

Yudistira bekerja dengan Roberto Graiff di Italy dan membuat film pendek dengan Irene Stage di Copenhagen, Denmark.  Ia juga pernah bekerja dengan koreografer-koreografer Indonesia seperti Iko Sidharta, Yanti Aranditio, Boi G. Sakti dan Farida Oetoyo.

Kembali ke Indonesia, Yudistira bergabung dalam staf pengajar Ballet Sumber Cipta.

Sebagai koreografer, Yudistira aktif berkarya bagi Kreativiität Dance – Indonesia. Koreografi pertamanya untuk Kreativität Dance – Indonesia adalah ‘Lullabye’, dibuat pada tahun 1998. Sejak itu, ia telah membuat tidak kurang dari sepuluh koreografi baru.

Beberapa karya terbarunya adalah:
‘Gerimis di tahun 2003’, ditampilkan di GoetheHaus;
‘Woman & Mimpi’, diciptakan untuk Kreativität Dance – Indonesia;
‘Belaian’, diciptakan khusus untuk Adella dan Alleta Fauzi dalam pertunjukan mereka ‘Allegro – Adagio’;
‘Let It Be Me’, dipentaskan dalam Festival Schouwburg pada tahun 2007;

 

  • Chendra Effendy Panatan

Chendra Effendy Panatan mulai berlatih ballet di usia 17 tahun di Ballet Sumber Cipta, Jakarta dan melanjutkan studinya di Ecola de la Dance – Geneva, Lines Contemporary Ballet, San Francisco – USA, Concordia University, Montreal – Kanada, Limon Institute, NYC – USA dan Internationale Sommerakademie des Tanzes di Koln, Jerman.

Chendra mendapatkan pengalaman menari dengan koreografer-koreografer ternama, lokal maupun internasional, seperti Farida Oetoyo, Iko Sidharta, Sukardji Sriman, Yanti Aranditio, Maxine Heppner (Kanada), Edmund Gaerlan (Filipina), Olivier Patey (Perancis), Jurgen Otte (Belanda), Howard W. Lark (USA), Joh Seongjoo (Korea), Angela Liong (Singapore) and Dislav Zilinsky (Kanada). Chendra tampil sebagai penari dalam event-event besar tari antara lain Indonesian Dance Festival, The Arts Summit Indonesia, GKJ International Festival, Esplanade-Singapore, Melbourne, Sydney, Tasmania, Madrid, Valencia, Alicante dan Copenhagen.

Karya-karyanya yang berjudul "Conflict", "ESCape" (proyek video tari), dan "PER - TIWI" dibuat ketika ia menempuh studi di The Victorian College of The Arts, sebagai syarat untuk lulus dan mendapatkan Diploma dalam koreografi dari institusi tersebut. Chendra lulus pada bulan November 2000. "Exodus" - (Wanita Yang Berlari) adalah film tari pertamanya. Film tari berdurasi singkat ini memenangkan posisi runner up dalam Q Film Festival di Jakarta, dan telah ditayangkan di The International Rotterdam Film Festival pada bulan Januari 2004, Bangkok International Film Festival, Barcelona Film Festival bulan April 2004, Los Angeles Film Festival dan festival-festival lainnya di Eropa. Pada tahun 2005, ia membuat koreografi "Ode Untuk ASA" dan "KADO" untuk Kreativität Dance – Indonesia, yang ditampilkan dalam Festival Schouwburg di GKJ. "CROSSINGS", karya berikutnya, ditampilkan di TUK, Jakarta dan Alicante, Spanyol sebagai pembukaan '23 Festival De Musica Alicante 2007'.

Selain penari dan koreografer, Chendra juga seorang aktivis tari. Ia adalah salah satu pendiri Kreativität Dance – Indonesia. Ia juga mendirikan TARI Indonesia dan METAdomus pada tahun 2002 untuk memajukan seni pertunjukan Indonesia. METAdomus adalah grup musik kontemporer Indonesia yang telah tampil di Jakarta, Belanda (2004) dan Spanyol (2007).

Sejak tahun 2005, Chendra bekerja sama dengan pianis Indonesia kenamaan, Ananda Sukarlan. Kerja sama mereka telah melahirkan karya-karya sebagai berikut :  Gitaya Samudra’, ‘Castor and Pollux’ (sebuah serial film tari, berkolaborasi dengan komponis Spanyol, Santiago Lanchares), ‘You Had Me at Hello’, ‘Alio Modo’ dan ‘The Sleepers’ di Indonesia, Inggris dan Spanyol.

Beberapa karya Chendra didukung oleh Arts Network Asia, Australian Indonesian Institute, Ford Foundation, Jakarta Arts Council, British Council, Goethe Institut, Kelola Foundation dan Asialink. Setelah lulus dari Victorian College of The Arts, Melbourne University di tahun 2000 untuk Diploma dalam Koreografi, Chendra dianugerahi Chevening Scholarship untuk mendapatkan MA dalam Koreografi di Middlesex University, London in 2006 - 2007. 
 

  • Koreografer Tamu

 Penari

Penari-penari Senior Ballet Sumber Cipta & Penari-penari tamu.